Sosialisasi Pelayanan Prima di Lingkungan BPK Perwakilan Kalimantan Barat Terkait Pelayanan Prima pada Publik

16/05/2019 – 09:48

Pontianak, Jumat, 15 Mei 2019, Dalam rangka Pembangunan Zona Integritas untuk peningkatan layanan prima, BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Sosialisasi PelayananPrima di Lingkungan BPK Perwakilan Kalimantan Barat.   Sosialisasi kali ini bertemakan tentang Pelayanan Prima pada Publik. Sebagai narasumber pada kegiatan Sosialisasi ini adalah Gabriella Simarmata, yang telah mengikuti Diklat Pelayanan Publik di Balai Diklat Medan yang dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 10 Mei 2019. Sebagai pengantar acara dibuka oleh Kepala Sekretariat Perwakilan dengan menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Kegiatan Sosialisasi Pelayanan Prima  di Lingkungan BPK Perwakilan Kalimantan Baratini, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan prima kepada pimpinan BPK dan stake holder BPK lainnya.
  2. Untuk selanjutnya, diharapkan dalam rangka pembangunan zona integritas dan memberikan pelayanan yang lebih baik, paparan juga dapat dilakukan oleh Subbag yang lainnya, seperti tentang Pengelolaan Arsip oleh Subbag Umum, dan Pelayanan kepegawaian oleh Subbag SDM.
  3. Kegiatan ini juga, diharapkan dapat menjadi pendorong dalam menyelaraskan berbagai Instruksi Kerja yang ada di Perwakilan, sehingga diharapkan lebih tepat dan sesuai dengan kondisi yang diharapkan.

Setelah pengantar dan sambutan dari Kasetlan, dilanjutkan dengan paparan materi hasil Diklat Peyanan Prima. Dalam paparannya narasumber menyampaikan materi mengenai:

  1. Konsep Pelayanan Prima
  2. Jenis-Jenis Layanan
  3. Prinsip-Prinsip Pelayanan Prima
  4. Standar Mutu Pelayanan Prima
  5. Teknik Aplikasi Pelayan Prima

Untuk melengkapi materi tersebut, narasumber juga memaparkan mengenai Personality Plus, yaitu bagaimana cara menghadapi beragama karakter orang dan model pengembangannya, sehingga dalam memberikan pelayanan dapat sesuai dan memberikan kepuadana kepada pengguna layanan. Teori personality berdasarkan temperamen mendasarkan pada temperamen bawaan, bukan temperamen yang dipelajari. Setiap orang memiliki semua kecenderungan temperamen. Semuanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tidak ada sifat yang buruk atau baik, tergantung bagaimana sifat tersebut digunakan. Berdasarkan karakter temparemen tersebut, karakter orang dibagi dalam 4 kelompok yaitu:

  1. Sanguinis, dengan emosi berkepribadian menarik,  suka berbicara, rasa humor kuat, ingatan kuat terhadap warna,emosional dan demonstrative, antusias dan ekspresif, periang, penuh semangat, penuh rasa ingin tahu, berpikir “hidup untuk saat ini”, mudah berubah, berhati tulus.  Dalam memberikan pelayanan dan berbicara dengan tipe Sanguinis hendaknya bicaralah separuh dari seharusnya, mengawasi tanda-tanda kebosanan, meringkas komentar anda, berhenti membesar-besarkan, berbicara dengan antusias dan semangat, gunakan ilustrasi saat menjelaskan, ikuti alur pembicaraan dengan serius, tampilkan bahasa tubuh yang
    bersemangat.
  2. Melankolis, dengan emosi berkepribadian mendalam dan penuh pikiran analitis, serius dan tekun, cenderung jenius, kreatif, filosofis dan puitis, menghargai keindahan, perasa, suka berkorban, idealis. Dalam memberikan pelayanan dan berbicara dengan tipe melankolis hendaknya gunakan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, berikan waktu pada mereka (melankolis) untuk berpikir setelah kita menyampaikan sesuatu, berikan mereka keleluasaan untuk mengutarakan kerangka pikiran yang ada dalam otak mereka secara total, jangan menunjukkan raut muka “bosan” kepada mereka, bersabarlah, kendalikan tempo pembicaraan menjadi lebih pelan.
  3. Koleris, dengan emosi pemimpin, dinamis dan aktif,berkemauan kuat dan tegas, tidak emosional dalam bertindak, tidak mudah patah semangat, bebas dan mandiri,memancarkan keyakinan. Dalam memberikan pelayanan dan berbicara dengan tipe koleris hendaknya berbicaralah dengan tegas dan tepat ketika menyampaikan sesuatu, berbicaralah secara sistematis (awal – tengah – akhir), hindari berdebat dengan tangan kosong (tidak memiliki data akurat), biarkanlah mereka mengemukakan pendapat atau pemikiran mereka hingga tuntas kemudian jika perlu pertanyakanlah satu dua hal mengenai pemikiran mereka yang tidak anda pahami dengan disertai alasan jika pertanyaan tersebut mengandung ungkapan sanggahan / tidak setuju.
  4. Plegmatis, dengan emosi rendah hati, mudah bergaul dan santai, diam, tenang, sabar, seimbang, tenang  tetapi cerdas, simpatik dan baik hati,menyembunyikan emosi, bahagia, apa adanyadan serba guna. Dalam memberikan pelayanan dan berbicara dengan tipe plegmatis hendaknya berusaha membangkitkan semangat, jangan terburu-buru dalam menyampaikan sebuah gagasan/kerangka pikiran anda, konsisten dengan apa yang telah kita sampaikan karena mereka akan mengingatnya, hindari membicarakan topik yang berbau konflik karena merekan akan cenderung menghindari topik tersebut, tegaskan keputusan yang diambil karena mereka cenderung akomodatif terhadap segala sesuatu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi, yang dipandu langsung oleh Kepala Sekretariat Perwakilan. Setelah paparan dan diskusi selesai, selanjutnya acara ditutup oleh Kepala Sekretariat Perwakilan.


  • Polls

    Bagaimana Pendapat Anda Terkait Tampilan Website Kami ???

    View Results

    Loading ... Loading ...